Archive for January 19th, 2008

Satu Umat Islam Satu Kalender Hijriyah

Satu Umat Islam, Satu Kalender Hijriyah

Pada tanggal 10 Januari 2008 seorang teman mengirim SMS kepada penulis, “Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1429 H…”, penulis menjawabnya kurang lebih seperti ini, “Horohorohoro, telat sehari. Di beberapa negara Arab seperti Arab Saudi sekarang sudah tanggal 2 hehehe.” Lalu teman penulis itu mengirimkan SMS lagi dengan candanya, “Biarin. Kn qt tinggalny di Indo nan panas :D…” Padahal di negara Arab masih jauh lebih panas daripada di sini hehehe.

Akibat komunikasi dengan SMS itulah penulis jadi berpikir tentang “Kenapa kita (umat Islam) tidak dapat memiliki satu kalender Hijriyah yang sama untuk semua muslim di Bumi ini?” Oleh karena itu penulis memutuskan untuk membuat tulisan tentang kalender Hijriyah ini. Beberapa bagian pada tulisan ini berkaitan erat dengan tulisan penulis sebelumnya yang berjudul Penentuan Hilal dengan Ru’yah dan Hisab. Bagi Anda yang belum sempat membaca tulisan tersebut, penulis sarankan untuk membacanya sebelum membaca tulisan ini. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua, Amiin.

K. Metode Perhitungan Tahun

Bayangkanlah jika di dunia ini tidak ada perhitungan tahun….

manusia tetap akan bisa hidup dan beraktifitas,

tetapi manusia akan mengalami kesulitan jika berkaitan

dengan apa yang telah mereka kerjakan

pada tahun-tahun sebelumnya (termasuk sejarah)

dan rencana tahun yang akan datang.

Ada beberapa metode perhitungan tahun di dunia ini, yang paling terkenal adalah tahun Masehi (nama lainnya adalah Anno Domini (AD) atau Common Era (CE) atau Miladiyah atau Syamsiyah). Pada saat ini sistem tahun Masehi dipakai oleh hampir semua negeri di Bumi ini, dan hampir semua orang mengetahui sistem tahun ini.

Perhitungan tahun Masehi ini dimulai dari lahirnya Isa Al-Masih (Jesus) ‘Alaihissalam. Bagi umat Nashrani, Isa tentu saja sosok yang sangat istimewa (yaitu Tuhan), karena itu mereka (pencetus perhitungan tahun ini yang beragama Nashrani) menghitung tahun dari lahirnya Isa ‘Alaihissalam. Wajar saja jika nama tahun ini adalah Masehi (yang diambil dari kata al-Masih) atau tahun Tuhan (terjemahan bahasa latin dari kata Anno Domini). Sedangkan dari sisi jumlah bulan pada setiap tahunnya adalah berjumlah 12 bulan, dan perhitungan tahun Masehi ini berdasarkan periode waktu Bumi mengelilingi Matahari dengan mengikuti sistem perhitungan Julian (pada awalnya) lalu Gregorian (yang kemudian sistem ini dipakai oleh banyak negara saat ini).

Sejarah singkat tahun Hijriyah

Continue reading