Mendaftar Calon Jamaah Haji (Reguler)

K. Prolog

Orangtua saya mau menunaikan ibadah haji dan mereka ingin saya juga ikut untuk menunaikan rukun Islam ke-5 yang wajib bagi yg mampu, sekaligus untuk menemani orangtua saya selama berada di Tanah Suci nanti. Alhamdulillah, tahun kemarin sudah ada dana cukup untuk setoran awal haji untuk sekeluarga, dan pada bulan Desember 2018 kami langsung bergegas untuk setoran awal  ke Kemenag di Bank Syariah.

 

Untuk setoran awal haji bisa dilakukan di Bank Syariah mana saja, namun sebelum memutuskan ke Bank Syariah mana yang kami pilih untuk setoran awal haji, kami mengunjungi beberapa Bank Syariah, yang pertama adalah BNI Syariah. Di sini kami banyak bertanya dan mendapat informasi persyaratan apa saja yang perlu dilengkapi untuk dapat setoran awal haji, termasuk perkiraan tahun keberangkatannya.

Kami menyiapkan semua persyaratan yang perlu dilengkapi, mulai dari fotocopy KTP, fotocopy KK, fotocopy surat nikah,  hingga pas foto. Saya ingin mengecek satu bank syariah lagi yang paling dekat jaraknya, yaitu Bank DKI Syariah. Di sini saya juga banyak bertanya kepada CS dan mendapat informasi persyaratan apa saja yang perlu dilengkapi untuk dapat setoran awal haji, termasuk perkiraan tahun keberangkatannya. Hal yang membedakan adalah di sini CS menawarkan kalau memang mau segera daftar, saya bisa bawa 4 formulir yang bisa diisi datanya di rumah, nanti kalau sudah lengkap datanya, keluarga bisa langsung datang menyerahkan formulir di suatu hari yang dipilih, lalu lanjut untuk setoran ke Kemenag, lalu melanjutkan proses ke Kemenag pada hari itu juga. Ya sudah, saya bawa aja formulirnya sekalian. Dan ternyata setelah perbincangan lebih lanjut, CS Bank DKI Syariah tahu kantor saya, mengenal Boss saya, juga mengenal satu Kabag di kantor saya, wah..ternyata kantor saya sudah kerjasama dengan baik dengan Bank DKI Syariah, pembicaraan selanjutnya jadi lebih cair dan klop 🙂

Oh ya satu lagi yang membedakan adalah persyaratan pendaftaran calon haji juga berbeda. Kertas berisi persyaratan yang diberikan oleh Bank DKI Syariah lebih informatif dan ringkas, persyaratannya juga tidak sebanyak yang saya ketahui sebelumnya (terutama jumlah pas foto). Saat saya menanyakannya kenapa bisa berbeda dari yang saya dapat di Bank Syariah lain, mbak CS menjawab bahwa kertas itu didapat langsung dari Kemenag dan merupakan versi terbaru, berdasarkan waktu terakhir kunjungan ke Kemenag, November 2018.

Saya bawa formulirnya ke rumah untuk diisi dan saya tanya kepada orangtua saya kapan mau ke Bank dan Kemenag. Orangtua saya menjawab lebih cepat lebih baik, dan dipilih tanggal 12 Desember 2018 yang bertepatan dengan Harbolnas heheheeh 😀

Pengisian formulir berjalan cukup mudah walau tiap formulirnya ada banyak lembaran yang harus diisi. Ada yang sulit atau membingungkanpun bisa langsung nanya ke mbak CS via WA. Dan yang harus disiapkan lagi adalah materai 3 pcs/pendaftaran, kalau ga mau disiapin juga gpp, karena bank juga punya stok materai dan bisa dibayar di bank bersangkutan.

L. Setoran Awal Pendaftaran Haji di Bank Syariah

Pada tanggal 12 Desember 2018 kami sekeluarga berempat datang ke Bank DKI Syariah, sudah tiba di sana pukul 07.30. Saya sengaja cuti hari tsb karena ada kemungkinan bisa lama prosesnya di Kemenag. Di Bank DKI Syariah, kami memberikan formulir yang sudah diisi kepada dua petugas, mbak CS, dan mbak Head Teller yang turut membantu. Mbak CS mengurus formulir ayah dan saya, sedangkan mbak HT mengurus formulir ibu dan istri. Formulir hanya diperiksa dan ditambah jika ada yang kurang ataupun perlu dikoreksi, dan yang terakhir adalah tanda tangan di atas materai.

Setelah formulir lengkap dan terisi dengan baik, dilanjutkan dengan setoran awal pendaftaran haji Rp25.000.000,-/orang yang akan langsung ditransfer ke rekening Kemenag pada saat itu  juga, plus setoran bebas untuk Tabungan Haji. Kemudian kami mendapat bukti pembayaran, Buku Tabungan, suvenir dari Bank DKI Syariah, dan juga berkas yang tinggal diserahkan ke Kemenag.

Mbak CS menawarkan dirinya ikut untuk membantu kalau diizinkan, namun transportasi kami sudah full dan kami bisa mengurus sendiri di Kemenag, insya Allah. Proses di Bank DKI Syariah ini selesai pada pukul 9.30 WIB, waktu prosesnya kurang lebih dua jam, cukup lama juga yaa padahal sudah mengisi formulir dari rumah, apalagi kalau seandainya mengisi formulir di sini :D.

M. Proses Pengurusan Pendaftaran Calon Jamaah Haji di Kemenag

Kami tiba di Kemenag Tangsel sekitar pukul 10.15-10.30 WIB. Kami masuk ke ruangan untuk pendaftaran calon jamaah haji, dan alhamdulillah langsung dilayani dan kondisi di sini tidak terlalu banyak orang yang sedang mengurus pendaftaran calon jamaah haji. Pada tahap awal adalah penyerahan dan pengecekan berkas, menyerahkan persyaratkan fotocopy KTP&KK&Buku Nikah serta pas foto, lalu masih ada satu formulir lagi yang harus diisi di Kemenag. Oh ya, persyaratannya sesuai dengan yang saya dapat dari Bank DKI Syariah. Berikut ini foto persyaratannya:


 

Proses lanjut ke tahap kedua adalah pengecekan data. Memastikan apakah data yang sudah diisi sebelumnya sudah benar atau masih ada yang salah. Selesai dari tahap ini adalah menunggu untuk difoto langsung di ruangan yang sudah disediakan. Tahap terakhir adalah penyerahan Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH).

Pada SPPH berisi informasi mengenai calon jamaah haji yang sudah mendaftaran, mulai biodata, foto, hingga nomor porsi haji. Nomor porsi haji ini bisa dicek di website resmi Kemenag, atau langsung melalui link porsi haji ini.

Proses di Kemenag cukup cepat, semua tahap di atas selesai pada pukul 11.30 WIB, kurang lebih hanya satu jam proses 🙂

N. Epilog

Nomor porsi haji ini bisa dicek beberapa bulan setelah pendaftaran haji, dan alhamdulillah sudah bisa saya cek, dan ternyata perkiraan keberangkatan kami adalah di tahun 2037 M / 1458 H. Masih ada waktu untuk menabung sisa dana haji, semoga bisa terkumpul tepat waktu atau lebih cepat. Dan semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberi kami usia panjang, kesehatan, dan finansial hingga dapat menunaikan ibadah haji sekeluarga di tahun keberangkatan haji, lebih cepat lebih baik. Aamiin.

 Yusuf KS.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: