Archive for November 26th, 2019

Terdampar di RSUP Fatmawati

Berhubung usia kehamilan sudah 35 Minggu dan istri harus ditransfusi darah, maka dalam posisi serba cemas, hati tidak tenang dan campur aduk, langkah selanjutnya harus segera diputuskan. Sebenarnya kami punya uang simpanan cukup yang sengaja disiapkan untuk kehamilan normal di RSIA Prima Medika, jika uang ini dipakai  untuk transfusi darah, kami khawatir biaya untuk persalinan nanti akan berkurang dan tidak cukup.

Oleh karena itu kami coba untuk menggunakan BPJS Kesehatan untuk menghemat biaya. Kami minta rujukan ke Klinik Cirendue untuk mencoba transfusi darah di RSIA Buah Hati Ciputat. Tanggal 31 Juli 2019 kami bertemu dengan dr. Ismail dan menceritakan tentang kondisi kehamilan istri. Dr. Ismail pada prinsipnya menyetujui tindakan transfusi darah di RSIA Buah Hati, hanya saja beliau tidak tahu apakah pihak RS masih dapat melayani transfusi darah dengan menggunakan BPJS, karena BPJS menunggak 12 milyar sejak Maret 2019 pada RSIA Buah Hati. Kami disuruh menghubungi bagian rawat inap untuk kelanjutannya.

Begitu ke bagian pendaftaran rawat inap, permohonan rawat inap dan transfusi darah disetujui, namun kamar kelas I penuh semua jadi kamarnya harus turun kelas. Pada ruang unit care istri dites darahnya lagi sambil memesan beberapa kantong darah. Istri sudah sempat diinfus namun belum ditransfusi, ketika ada dokter yang memeriksa hasil tes darah, dokter tersebut malah menyarankan supaya transfusi darah tidak dilakukan di RSIA Buah Hati namun pindah ke RS yang lebih lengkap fasilitasnya yaitu RS Sari Asih Ciputat.

Continue reading