Archive for the ‘Blog’ Category

Kontrol Kehamilan Trimester III

Kontrol Kehamilan Kedelapan

 Selamat Idul Fithri 1440 H, Taqabballalahu Minna wa minkum. Hari raya berbuka sudah tiba, ini artinya istri sudah bebas makan minum apa aja kapanpun ia mau 🙂 Hemobion yang pada saat puasa istri konsumsi 2x sehari kini jadi kembali 1x sehari. Dan kemudian tibalah tanggal 22 Juni 2019 untuk kontrol kehamilan trimester III yang pertama.

Usia kandungan kini sudah mencapai 30 Minggu, dokter Angga melakukan USG dan mengecek kondisi janin, alhamdulillah semuanya normal. Hanya saja berat badan janin sedikit lebih daripada yang berat badan seharusnya, namun hal tersebut bukan masalah karena lebihnya sedikit dan dokter memaklumi keadaan sang ibu yang “balas dendam” terhadap makanan setelah sebulan penuh berpuasa. Dokter menyarankan kepada istri supaya untuk kedepannya pola makannya sedikit dikurangi atau normal saja jangan berlebihan, karena jangan sampai berat badan janin berlebihan. Apabila berat badan janin berlebihan dapat mengakibatkan kesulitan dalam proses persalinan nanti.

Continue reading

Kontrol Kehamilan Trimester II

Kontrol Kehamilan keempat

Seminggu sebelum jadwal kontrol kehamilan di bulan Maret 2019, istri melakukan tes laboratorium berupa tes darah lengkap, tes urin, dan HbsAg (Hepatitis). Pada saat kontrol kehamilan trimester II, kami menyerahkan hasil labnya kepada dokter Angga. Alhamdulillah secara umum hasilnya bagus, urin cukup bagus, HbsAg negatif, dan hasil tes darah semuanya normal kecuali sel darah merah yang nilainya masih kurang (9.3). Benar kata dr. Angga, hasil tes darah sebelum hamil dan setelah hamil dapat berubah karena berbagai macam faktor. Untuk menambah jumlah sel darah merah ini istri diresepkan suplemen Hemobion.

Pada saat USG, alhamdulillah semuanya normal dan tidak ada kelainan. Pada USG bulan ke-4 ini dokter Angga mengobservasi bayi ini dan memperkirakan jenis kelaminnya adalah laki-laki karena sudah kelihatan penisnya walau masih terlihat kecil. Namun dokter Angga bilang bulan depan akan dipastikan lagi jenis kelaminnya. Semoga observasi dokter Angga ini tepat, karena untuk yang pertama ini kami memang menginginkan anak laki-laki 🙂

Kami sempat mengobrol tentang masalah jenis kelamin apakah bisa berubah? Misalnya sekarang perempuan, lalu bulan depan menjadi laki-laki?
Continue reading

Kontrol Kehamilan Trimester I

Dari sisi medis, hasil TP positif masih merupakan tanda mungkin hamil, dan belum merupakan tanda pasti hamil. Tanda pasti hamil baru dapat diketahui setelah dicek kepada tenaga medis, melalui USG atau test lainnya. Kami berencana untuk mengecek kepada dokter kandungan pada pekan pertama Januari 2019.

Selanjutnya adalah memilih dokter kandungan untuk kami. Ada beberapa opsi yang kami dapatkan, yaitu dr. Agus, dr. Angga, dan dokter lain:

  1. Dr. Agus
    Sebenarnya kami ingin sekali kontrol kehamilan minimal sekali saja ke dr. Agus sekaligus berterima kasih kepada beliau. Namun karena pertimbangan biaya, kami tidak jadi memilih beliau. Kami tetap berkeinginan datang ke beliau untuk berterima kasih, tapi bukan dalam bentuk kontrol rutin, mungkin kami sempatkan sekali saja kontrol kepada beliau, atau cara lainnya.
  2.  Dr. Riyana Kadarsari, Sp.OG
    Karena beberapa waktu terakhir ini sering ke RS Hermina Ciputat, saya jadi tahu mengenai dr. Riyana yang sangat populer. Saya cek di internet juga banyak yang merekomendasikan dr. Riyana. Oleh karena itu saya jadi penasaran ingin tahu kenapa bisa sepopuler dan banyak direkomendasikan orang lain. Saya coba cek jadwalnya, ternyata jadwalnya selalu di hari kerja pada pagi hari. Inilah alasan utama yang membuat kami tidak memilih beliau.Buat pembaca yang ingin kontrol ke dr. Riyana di RS Hermina Ciputat, sebagai informasi tambahan beliau termasuk dokter yang tidak menerima BPJS, dan meskipun begitu pasiennya tetap banyak, jadi jangan kaget kalau banyak antriannya. Namanya juga dokter yang populer 🙂
  3. Dr. Angga
    Pilihan kami akhirnya jatuh ke dr. Angga karena beberapa hal seperti beliau asyik, aktif, informatif, cara komunikasinya sangat baik dan terbuka, biaya masih terjangkau budget kami, dan faktor utamanya adalah beliau tahu kondisi istri saya dari sejak awal, karena beliaulah dokter kandungan pertama yang kami pilih dalam program hamil.

Rencana kontrol ke dokter dilakukan pada hari Sabtu 5 Januari 2019. Sampai waktu kunjungan tersebut, kami berdua masih harap-harap cemas dan terus berdoa semoga istri benar-benar hamil dan tidak ada kelainan pada kehamilannya seperti kehamilan di luar kandungan, dll.

 
Continue reading

Program Hamil Mandiri

Setelah membahas beberapa intermezo, saatnya melanjutkan cerita tentang program hamil kami. Hasil program hamil kedua kami dengan dr. Agus gagal di hari ke-47, 17 November 2018, istri mendapat haid, qadarullah. Kami berdua bersedih dan kecewa atas kejadian ini, imbas kesedihan dan kekecewaan secara alamiah muncul dalam berbagai macam bentuk, namun kami harus berusaha untuk senantiasa bersabar dan tidak boleh terlalu lama larut dalam kesedihan dan kekecewaan.

Hari Selasa tanggal 20 November 2018 adalah hari libur, maka tanggal 19 November adalah hari kejepit nasional. Saya jadi teringat istri saya yang sejak beberapa bulan lalu meminta izin kepada saya untuk pulang kampung halamannya supaya dapat bertemu ibu dan saudara di kampung. Lebaran tahun 2018 ini istri tidak pulang kampung karena libur lebaran kami gunakan untuk jalan-jalan ke Pulau Harapan. Oleh karena itu saya menawarkan istri saya apakah dia mau pulang kampung saat ini? Istri dengan senang hati mau pulang ke kampung halamannya untuk beberapa hari.

Sudah saatnya istri jalan-jalan lagi supaya tidak stress dan jenuh, bisa silaturahmi, curhat, dan melepas kangen pada ibu dan saudara lainnya di kampung. Semoga pada saat kembali dari kampung halaman, istri sudah lebih fresh dan semangat lagi.

Continue reading

Intermezo Kisah Program Hamil

Sebelum melanjutkan tulisan ke bagian selanjutnya, saya mau menulis bagian selingan tentang apa saja yang telah kami lakukan dan usahakan supaya istri hamil selain konsultasi dengan dr. Angga dan dr. Agus yang sudah saya ceritakan sebelumnya.

Berbagai Saran
Banyak sekali orang yang mau memberi saran dan rekomendasi supaya kami dapat hamil, ada yang tulus mau bantu, ada yang sok tahu, dan ada juga yang songong dan kasar seperti mengucapkan, “Mau gw ajarin **sensor** engga?” Kasar dan songong banget! Contoh lain yang songong adalah ada yang langsung nyuruh bayi tabung padahal dia sama sekali ga tahu tentang kami dan apa yang sudah dan sedang kami usahakan, plus dia juga cuma bisa nyuruh aja :(. Mending kalau dia mau bantuin biayanya secara penuh, lah ini cuma bisa nyuruh sekaligus sengaja membuat down istri.

Saran-saran yang bukan berasal dari ahlinya maupun saran songong dan kasar tentu tidak usah dipikirin. Buang aja ke laut sekalian sama orang yang ngucapinnya. Saran-saran yang perlu didengar dan dicoba adalah saran tulus yang berasal dari orangtua, keluarga, dan teman-teman dekat kami.

Berikut ini beberapa saran yang pernah kami coba:

Continue reading

Program Hamil dengan Dokter Agus

Program Hamil Pertama
Istri saya haidh pada tanggal 10 Juli 2018, oleh karena itu saya langsung mencari jadwal praktek dr. Agus Surur As’adi, Sp.OG-KFER di RS Hermina Ciputat dan mendapat jadwal beliau adalah setiap hari Kamis dan Sabtu. Kami pilih hari Kamis, tanggal 12 Juli 2018. Pendaftaran dapat dilakukan lewat telepon maupun aplikasi, dan kami mendapat nomor antrian 7.

Pada tanggal tanggal 12 Juli 2018 kami mengunjungi dr. Agus di RS Hermina Ciputat. Saya sudah menyiapkan print ringkasan program hamil sebelumnya, dan tidak lupa membawa surat rujukan dari dr. Angga, dan juga membawa hasil lab HSG dan sperma.

Saya kira kalau datang lebih awal di Hermina, nomor antrian berubah lebih cepat sesuai kedatangan, ternyata tidak, biarpun kami datang pertama, antrian kami tetap nomor 7. Waktu praktek dr. Agus pada jadwal seharusnya pukul 16.00-18.00, tapi beliau baru datang sekitar pukul 17.30. Setelah kami shalat Maghrib, kamipun dipanggil ke ruang praktek sekitar pukul 18.40

Saat bertemu dr. Agus yang ternyata sudah sepuh. Saya menyerahkan surat rujukan, print ringkasan, dan hasil lab HSG & sperma. Saat membaca print ringkasan program hamil sebelumnya, beliau berkomentar “Tulisannya panjang banget kayak skripsi.” Saya jadi ikut tertawa 😀 Akhirnya beliau tidak membaca sama sekali dan memilih bertanya langsung tentang kapan hari terakhir haid istri, dan juga mengenai riwayat haid istri yang tidak teratur. Kami juga menceritakan obat apa saja yang kami pakai, yaitu Cyclo dan Profertil.
Continue reading

Program Hamil dengan Dokter Angga

Program Hamil Pertama
Saya dan istri menikah pada tanggal 20 bulan Desember 2015. Kurang lebih setengah tahun menikah belum dapat anak, kami bergerak cepat untuk memeriksa ke dokter spesialis kebidanan, yaitu ke dr. Aditya Raditya Rangga, Sp. OG, akrab dipanggil dengan dr. Angga, pada bulan Mei 2016.

Dr. Angga bilang bahwa kami masih muda dan baru nikah belum setahun, jadi kami dinasehati supaya santai saja. Jadi program tahun pertama kami ini terbilang santai juga, dan tidak terlalu sering ke dokter ^^

Continue reading